Rabu, 15 April 2009

Syair Abunawas

Ilaahii lastu lilfirdausi ahlan;
Walaa aqwaa 'alannaaril jahiimi;

Fahablii taubatan waghfir dzunuubii;
Fa innaka ghoofiruddzambil 'adhiimii;

Dzunuubii mitslu a'daadir rimaali;
Fahablii taubatan yaa dzaljalaali;

Wa 'umrii naaqishun fii kulliyaumin;
Wa dzanbii zaa-idun kaifahtimaali;

Ilaahii 'abdukal 'aashi ataaka;
Muqirron biddzunuubi waqod da'aaka;

Fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun;
Wa in tadrud faman arjuu siwaaka

Yang artinya:
Ya Tuhanku, tidak pantas bagiku menjadi penghuni surga-Mu
Namun, aku tidak kuat dengan panasnya api neraka
Terimalah taubatku dan ampunilah dosa-dosaku
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa-dosa besar
Dosaku seperti jumlah pasir
Maka terimalah pengakuan taubatku Wahai Pemilik Keagungan
Dan umurku berkurang setiap hari
Dan dosaku bertambah, bagaimana aku menanggungnya
Ya Tuhanku, hamba-Mu yang berdosa ini datang kepada-Mu
Mengakui dosa-dosaku dan telah memohon pada-Mu
Seandainya Engkau mengampuni
Memang Engkaulah Pemilik Ampunan
Dan seandainya Engkau menolak taubatku
Kepada siapa lagi aku memohon ampunan selain hanya kepada-MU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silakan berkomentar disini tapi yang bersifat membangun ya, dan jangan menggunakan kata-kata kasar. terima kasih telah mengunjungi blog saya.